Wednesday, March 3, 2010

JENIS-JENIS KONDISI KESADARAN

  • Kondisi terjaga (waking state of conscious)
Ada berbagai kondisi dimana jiwa atau kesadaran kita dapat mengekspresikan diri. Ketika anda betul-betul terjaga terhadap dunia sekitar anda, berpikir, menganalisis, berargumen, merasakan segala sesuatu, anda dikatakan sedang berada dalam kondisi terjaga (waking state of conscious). Dalam kondisi ini, jiwa sadar anda aktif sepenuhnya dan dalam keadaan waspada.
  • Kondisi tidur atau setengah tidur (altered state of consciousness)
Ini kondisi dimana jiwa sadar anda dalam keadaan anda tidur atau setengah tidur (mengantuk), sementara jiwa bawah sadar (subconscious mind atau unconscious mind) menjadi aktif. Dalam beberapa keadaan, jiwa bawah sadar anda juga menjadi tenang. Semua kondisi itu disebut “altered state of consciousness” (ASC). Beberapa diantaranya yaitu:
  • Kondisi mimpi: Disini jiwa sadar anda dalam keadaan tidur tetapi jiwa bawah sadar tetap aktif.
  • Kondisi tidur lelap: Dalam kondisi ini jiwa sadar maupun jiwa sadar sama-sama beristirahat
  • Kondisi hipnotik: Disini jiwa sadar anda dibawa ke kondisi setengah tidur atau mengantuk oleh si penghipnosis dengan cara tertentu, kemudian si penghipnosis mengambil kendali terhadap jiwa bawah sadar anda dan mengambil informasi di masa lalu yang berguna, kemudian mengoreksi perilaku anda dengan menanamkan sugesti baru ke dalam jiwa bawah sadar anda.
  • Hipnosis diri : Dalam hipnosis diri , anda sendiri yang menjadi operator terhadap jiwa bawah sadar anda. Disini anda menenangkan jiwa sadar anda (dengan berbagai teknik masing-masing) untuk mengakses jiwa bawah sadar dan kemudian memberikan sugesti yang berguna kepada jiwa bawah sadar utuk megoreksi berbagai penyimpangan perilaku dalam diri anda. Dalam kegiatan ini anda dalam kondisi sadar terhadap diri sendiri, tidak seperti kondisi kesadaran lain yang sudah disebut sebelumnya dimana anda kehilangan kesadaran saat proses berjalan.
  • Meditasi: Juga dalam meditasi, pertama-tama anda menenangkan jiwa sadar anda, kemudian jiwa bawah sadar, dan akhirnya mencapai keadaan super sadar dengan penuh kesadaran. Perlu dicatat, dalam tidur lelap jiwa sadar maupun jiwa bawah sadar dalam kondisi tenang. Tapi karena anda tidak memiliki kesadaran anda terpeleset masuk kedalam kondisi bawah sadar, bukannya ke kondisi super sadar.
Dengan menggunakan obat anda juga dapat mengubah kondisi kesadaran anda. Obat-obatan ini bekerja pada recticuler activating system (RAS), bagian otak yang berurusan dengan kondisi terjaga maupun tidur dan membawa jiwa sadar anda menuju kondisi setengah tidur. Obat-obatan itu memiliki efek samping dan membuat jiwa anda terjaga.
Tapi perlu diperhatikan, sesekali kita memulai atau bergerak kearah pengendalian mental, sebaiknya kita bekerja keras bagi kondisi-kondisi kesadaran itu dimana kita tetap sadar terhadap diri kita. Dengan kata lain kita tetap memegang kendali terhadap diri kita sendiri. Hal ini akan membantu memperkuat jiwa kita. Tapi pada kondisi ketika menjadi pasif dan meninggalkan diri menuju kearah kontrol dari orang lain, kita tidak memperkuat jiwa kita. Kita justru memperlemah dan membuatnya dapat dipengaruhi oleh orang lain.


EmoticonEmoticon