Pandangan Siswa tentang Guru BK


Opini Siswa tentang Guru Bimbingan Konseling (BK)

Tahukah kalian, guru BK itu apa? Mungkin banyak diantara kalian yang berpikiran bahwa guru BK (bimbingan konseling) itu menyeramkan, mengerikan, atau bahkan menakutkan (hehehe...). Akan tetapi kenyataannya tidak seperti itu, menurutku guru BK itu guru yang mengajarkan ilmu sosial secara langsung. Artinya beliau yang mengarahkan kita menuju tindakan-tindakan positif dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Tapi ini bukan berarti efeknya hanya di sekolah saja, melainkan pengajaran tersebut diharapkan terwujud dalam kehidupan sehari-hari.
            Aku juga berpendapat bahwa tugas seorang guru BK pada dasarya sebagai tempat ‘curhat’. Beliau harus mampu menanggapi masalah-masalah dari siswa yang “dilempar” kepadanya. Hemm... lalu! Apa ya kira-kira opini temen-temen yang lain tentang guru BK?
Siapa guru BK itu?
  1. Guru BK itu guru yang bertugas sebagai pemberi solusi berbagai masalah.
  2. Guru BK itu seseorang yang bertugas menampung dan memberi saran serta solusi akan berbagai keluhan siswa.
  3. Guru BK itu tempat konsultasi atau penampungan para siswa dari segala problem.
  4. Guru BK itu pada dasarnya adalah pembimbing dalam hal moral.
Tugasnya ngapain?
  1.  Membimbing siswa dalam hal moral.
  2.  Memberi saran, membimbing ke jalan yang lebih baik.
  3.  Memberi saran dan solusi dari berbagai masalah siswa.
Cara mengatasi siswa yang bandel?
  1. Beri nasihat, mengajak siswa untuk berbicara agar tercipta keterbukaan, sehingga guru pun mengetahui alasan mengapa siswa tersebut bandel. Jika tidak berpengaruh diberi hukuman/skors, dan jika tetap bandel baru diberi surat pemanggilan orang tua, agar mereka ikut memperhatikan dan mengetahui tingkah lakunya di sekolah.
Saran buat guru BK?
  1. Mayoritas siswa menganggap guru BK itu menakutkan karena perannya. Untuk itu guru BK harus bisa mengubah anggapan itu, sebaiknya guru BK lebih akrab dengan siswa agar terjadi keterbukaan antara guru BK dengan siswa. Dengan demikian, siswa mendapat tempat pemecahan masalah mereka sehingga mereka pun tidak melakukan pelanggaran peraturan tata tertib sekolah.
  2. Sebaiknya selalu berfikir positif terhadap siswa dan menyelami karakteristik siswa yang bandel, jadikan siswa tempat share untuk berbagai masalah mereka.
Nah! Kira-kira seperti itulah pendapat temen-temen kita yang sudah saya survey. Banyak kesamaan diantara berbagai opini tersebut. Jadi bisa kita simpulkan sendiri, mengenai guru BK.
Lalu, apa perbedaan dari BK dan Wakasis? Sebenarnya, BK dan Wakasis itu pada umumnya sama. Menurut salah seorang mahasiswa jurusan BK yang sudah saya wawancarai, bahwa BK itu menangani masalah-masalah yang mendalam / masalah pribadi, sedangkan wakasis itu wakil dari siswa yang menangani bagian kesiswaan. “Akan tetapi sekarang, wakasis dengan BK itu sama saja tugasnya yaitu menangani ketertiban siswa,” tuturnya. “Sikapnya harus ramah, menghilangkan citra sebagai POLISI SEKOLAH yang ditakuti. Guru BK harus bisa care, mempunyai rasa empati agar siswa jika mempunyai masalah mau terbuka dengan BK,” jelasnya.
Oooo...jadi begitu ya! Guru BK itu sebagai pembimbing kita dalam mencari solusi masalah-masalah kita. Jadi kita sebagai siswa harus tahu betul guru BK itu, jangan hanya beliau saja yang mengetahui kita. Menurut saya “guru BK itu bukan untuk ditakuti, tapi untuk dihormati”.
Mungkin cukup sekian tulisan dariku, semoga bermanfaat temen-temen. Teruslah berkarya demi majunya bangsa Indonesia tercinta! :)

By: Muhammad Mishbahul Munir
Previous
Next Post »

* Komentar harus sesuai topik dan jangan mencantumkan LINK AKTIF.
* Berkomentarlah dengan sopan dan jangan jadi Spammer.
* Silahkan cantumkan nama dan URL pada opsi Open ID (kalau ada).
* Untuk mendapatkan balasan, checklist Notify me/Ingatkan saya.
* Tim El Abad mengucapkan terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment