Saturday, April 7, 2012

Tips Menghadapi Ujian Nasional


Apa kabar sobat bichepy, wah dah lama rasanya nggak update blog jadul ini. Hehehe, maklum admin sibuk belajar buat ujian nasional ntar. Mohon doanya yak buat kite-kite agar lulus UN 100%. Amien....


Siap UN
Hem, bicara soal UN, pasti banyak di kalangan pelajar yang IQ nya rata-rata ataupun di bawahnya yang berpendapat bahwa UN itu sulit, momok menakutkan, karena nasib siswa selama 3 tahun hanya dipertaruhkan dalam waktu 4 hari, sedangkan mereka belum mampu menguasai materi yang selama ini diberikan dan mereka pun belum cukup punya modal IQ mereka untuk bergelut dengan naskah-naskah yang “bikin panas dingin” itu. Hem, bisa-bisa berabe urusannya kalau sampai kagak lulus. Terus, apa saja poin penting bahwa UN bukan momok menakutkan dan solusinya? Check this out.

Pertama, UN itu sebagai tolok ukur kemampuan kita selama 3 tahun belajar di SMA sederajat. Jadi sangat menentukan apakah kita berhasil dalam proses belajar tersebut atau belum. Padahal jika kita memang niat untuk serius belajar dari awal, maka tak kan ada pikiran bahwa ujian nasional itu momok menakutkan. Dari awal mereka sudah berpikiran semacam itu, maka pikiran tersebut akan terus terbawa hingga mendekati tibanya UN nanti. Solusinya, hilangi pikiran tersebut, hindari jauh-jauh pikiran-pikiran negatif dan masukkan pikiran-pikiran positif ke dalam memori kalian. Ini akan membantu otak berpikir optimal, sehingga pelajaran yang awalnya kalian anggap sulit menjadi mudah dicerna dan dipahami.

Kedua, keseriusan dari awal pembelajaran. Ini poin penting buat adik-adik yang baru duduk di kelas 10. Malas-malasan, terlalu banyak bermain, senda gurau waktu pelajaran, anggapan bahwa ujian itu masih lama juga penyebab mereka berpikir UN itu sulit. Dari yang saya rasakan, bahwa UN itu sangat singkat sekali, bahkan saya nggak sadar kalau sebentar lagi sudah UN. Beuehh.... Solusinya, Enjoy but Serious (kata mas Arifin) hehehe.... buat pelajaran kalian menyenangkan, seriuslah dalam belajar, selingi dengan joke-joke bermanfaat, dan buat metode belajar sendiri. Misal menghafal tenses bahasa Inggris ataupun materi biologi dengan nada-nada lagu favorit. Man Jadda Wa Jada! Be creative. ;)

Ketiga, dukungan dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Meskipun keluarga sudah menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pembelajaran anak kepada pihak sekolah, akan tetapi mereka juga harus mensupport, menyokong semangat, dan menasihati anak dengan kata-kata motivasi ataupun kata-kata bijak. Yang lebih penting adalah dalam lingkungan sekolah, kualitas pendidikan yang disuguhkan kepada siswa harus pas, penyampaian dengan metode yang mudah dicerna siswa, keaktifan siswa dalam tanya jawab dengan guru, dan dalam forum kelompok ketika tugas kelompok dibuat juga mempengaruhi psikis siswa untuk lebih enjoy belajar. Jadi, tidak ada kata “terbebani”. Para guru diharapkan mengerti akan sifat setiap siswa dalam menanggapi proses belajar, mampu menggunakan metode-metode jitu agar siswa punya bekal dalam menghadapi ujian nasional.

Keempat, adalah teman. Yak, teman merupakan pengaruh besar dalam proses berpikir siswa. Teman adalah kehidupan mereka, jadi setiap ada teman yang melakukan sesuatu, mereka juga akan termotivasi untuk melakukan hal serupa. Misal saya ambil kasus, seorang teman yang agak nakal, mengajak siswa untuk bolos, maka dengan mudahnya dia mengikuti ajakan tersebut. Carilah teman yang baik, memotivasi siswa, saling berkomunikasi, ajak sharing ilmu. Apa saja, entah curhat, pelajaran, pengalaman, mimpi, cita-cita, hobi, dsb karena itu merupakan proses pembelajaran. Jika siswa sobat sudah enjoy dengan adanya teman yang loyal, baik, pengertian, maka tentunya akan mudah mencari modal untuk UN.

Keempat, Belajar! Pahami! Berbagi! Lakukan sebisa kalian, jangan lanjut pelajaran yang lebih sulit jika belum mampu menguasainya. Terus asah hingga benar-benar mantap. Jika sudah, baru lanjut ke tahapan yang lebih sulit. Pahami liku-liku ilmu tersebut, lalu sharing dengan teman, berbagilah, belajar kelompoklah, meski agak kurang serius setidaknya menimbulkan rasa enjoy dalam belajar.

Terakhir, Allah Subhanahu Wa Ta’ala! Begitu besarnya ilmu yang dimilikiNya, mintalah, berdoalah agar sukses, agar sobat selalu dalam perlindunganNya, selalu mendapat petunjuk dariNya, karena kepadaNyalah semua akan kembali. Terus mencari ilmu, ilmu itu luas, luas tanpa batas, batas yang tiada batas, Allah Maha Kaya, Kaya ilmu. Manusia diciptakan untuk belajar! Iqro’! Okey...

Begitu banyaknya bacaan ini sehingga membosankan, akan tetapi saya berharap semoga bermanfaat bagi semua. Ingat, UN merupakan jalan keluar untuk menuju kesuksesan. Learn, understand, share! Suarakan opini sobat bahwa ujian nasional bukan momok menakutkan. :)


EmoticonEmoticon