Monday, September 2, 2013

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Kecil dari Tony Featherstone

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Kecil dari Tony Featherstone

Malam ini saya mencari makan di sekitar kosan di daerah dekat kampus saya. Terbesit pikiran bagaimana mereka memulai sebuah usaha hingga bisa dibanjiri banyak pelanggan dan dapat membuka cabang di berbagai tempat. Sungguh menarik rasanya jika dalam umur masih muda, mempunyai bisnis yang menjanjikan hidupnya, apalagi yang mendukung cita-cita atau keinginannya.

Dari situ saya mencoba mencari informasi tips seputar bagaimana caranya sukses menjalankan bisnis kecil. Karena saya yakin setiap pengusaha sukses memulai bisnisnya dari kecil dan berkembang menjadi besar. Lalu saya menemukan beberapa tips dari Tony Featherstone, penulis spesialisasi kewirausahaan dan bisnis ini berbagi 9 tips sukses membangun bisnis mulai dari awal hingga menjadi besar.

1. Hilangkan Mental Soft Launching
Menyiapkan sistem dan proses sebelum usaha Anda buka. Budget harus punya aliran praktis. Jangan biarkan pelanggaran yang sudah mengeluarkan uang jadi kelinci percobaan Anda bagaimana menentukan kinerja bisnis semestinya berjalan. Jangan punya mental soft launching dan mencari-cari alasan atau pembenaran diri karena Anda masih baru. Pengusaha baru yang percaya diri dan berenergi memberikan dampak yang sama kepada dan dari para tamu.

2. Temukan Daya Tarik Bisnis Anda  
Bisnis baru Anda harus punya daya tarik yang bisa menarik perhatian publik. Sayang, banyak yang baru mulai tapi malah mengecewakan. Mereka hanya langusng membuka toko/resto dan berharap orang akan datang membeli produknya. Pasarkan dulu bisnis Anda sebelum beroperasi/diluncurkan.

Ada suatu bisnis yang punya promo marketing sangat menarik. Untuk memberitahukan bahwa ada toko yang baru buka, mereka menyediakan tester kue di sepanjang jalan menuju outletnya. Hasilnya? Penuh pengunjung dan berhasil meraup AU$ 1000 di hari pertamanya beroperasi.

3. Memberi Penawaran Menarik dan Spesial 
Biasanya taktik yang dipakai di hari pertama pembukaan usaha berupa toko kurang efektif untuk menggaet pengunjung supaya datang lagi dan lagi. Mengapa banyak bisnis baru yang menawarkan diskon gila-gilaan atau penawaran gratis 1 beli 1 untuk menarik pelanggan baru? Dan bukannya menawarkan promo beli satu lalu dapatkan barang yang sama setengah harga di kunjungan berikutnya? Atau membuat loyalty card? Sekali lagi, butuh perencanaan cermat, marketing dan budgeting cerdas. Disini kita tidak bicara harga murah, tapi loyalitas pengunjung, itu kata kuncinya.

4. Membuat Kejutan bagi Para Pengunjung 
Tidak ada yang lebih efektif daripada melampaui harapan pengunjung di hari pertama kedatangan mereka. Bisnis cerdas selalu melakukan ini: restoran memberikan tamu makanan pembuka sebagai compliment dari chef, atau toko busana menyediakan aksesoris gratis setiap pembelian dalam jumlah tertentu. Ini merupakan pelajaran penting bagi bisnis kecil pemula. Pikirkan bagaimana Anda bisa menyiapkan kejutan kecil yang tidak mahal namun mengesankan pengunjung perdana.

5. Memanjakan Pengunjung Memang mudah bicara, tapi saat sebuah bisnis ingin memanjakan pelanggannya, harus dibuat tepat sejak awal. Ketika klien baru menilai bisnis ini, memutuskan akan kembali atau tidak, dan merekomendasikannya pada orang lain. Anggarkan dana untuk mempekerjakan staf ekstra di hari pembukaan perdana supaya tamu terkesan dengan pelayanan yang baik, cepat dan tangkas. Segera pangkas staf ekstra tersebut jika ternyata pelayanan tidak terbukti berdampak efektif.

6. Rencanakan, Jangan Hanya Berharap untuk yang Terbaik Apa yang terjadi jika layanan bisnis Anda ternyata sukses luar biasa? Apakah kita bisa mempertahankan kualitas pelayanan, kejutan dan terus memanjakan pelanggan baru? Apakah kita punya aliran kas cukup untuk membeli stok barang dan staf ekstra untuk memenuhi tingginya permintaan? Lakukan skenario sederhana sebelum peluncuran. Apa skenario dasar Anda untuk jumlah tamu yang diperkirakan dan apa yang terjadi jika jumlahnya ternyata 20% lebih tinggi atau lebih rendah? 

7. Membentuk Koneksi dan Relasi Pribadi
Peluncuran perdana merupakan waktu yang paling tepat bagi pemilik untuk mengenalkan dirinya sendiri kepada pelanggan baru. Tanyakan apakah mereka tinggal di dekat lokasi usaha Anda, berterima kasih karena sudah datang dan katakan harapan Anda untuk melihat mereka datang kembali. Ini bukannya waktu bagi pemilik untuk 'ngumpet' di balik layar dan membiarkan tamu hanya berinteraksi dengan staf. Pemilik yang ramah dan bersemangat merupakan iklan terbaik sekaligus alasan hebat bagi tamu untuk merekomendasikan bisnis Anda.

8. Bagaimana Tanggapan mengenai Anda 
Perusahaan cerdas sangat responsif terhadap tanggapan pengunjung di hari peluncuran perdana. Mereka mencari komentar, menganalisa masalah dengan cepat dan beradaptasi. Mereka tahu, kehilangan satu tamu di permulaan berarti mengurangi satu pengunjung reguler dan berpotensi kehilangan lusinan pelanggan melalui marketing dari mulut ke mulut. Mereka juga tahu bahwa pengunjung baru sering bersedia memberikan tanggapan untuk menolong usaha Anda. Mencari opini mereka secara tidak langsung menciptakan ikatan dengan pelanggan.

9. Rujuk, Jangan Putus
Semua usaha baru pasti punya kesalahan. Tinggal bagaimana Anda merespons kesalahan itu. Pastikan Anda 'berbaikan' dengan tamu, berikan mereka ekstra ketika ada kesalahan. Jangan biarkan tamu baru menggerutu. Hanya bilang maaf, tidak cukup. Seluruh pengalaman buruk yang dirasakan tamu akan terus membekas di otak mereka. Meskipun demikian, ada juga tipe tamu yang mau memberikan kesempatan kedua bagi Anda. Mereka paham betul sulitnya bagi pemilik bisnis kecil memulai usaha. Staf lapangan juga mengalami kesulitan yang sama, apalagi mereka harus berhadapan dengan tamu-tamu yang marah. Butuh banyak usaha untuk membangun hubungan baik dengan pelanggan ketika kesan pertama sudah tidak baik.
Nah itulah tips dari Tony Featherstone tentang sukses menjalankan bisnis kecil. Ingat, setiap yang berusaha pasti akan menerima hasil. Oke, dari pengalamanku kemarin, memang susah, karena sejatinya nge-blog seperti punya toko, harus mampu mendatangkan pengunjung dan membuat mereka betah untuk berlama-lama di blog, karena dari situlah kesuksesan blogger dimulai :). Oke sekian dulu dari saya, semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum wr wb

Sumber: detik.com


EmoticonEmoticon