Thursday, October 24, 2013

Hukum-hukum Dasar Kimia

Assalamualaikum wr wb
Hukum-hukum Dasar Kimia

Hay sobat, update malam nih, di sela-sela tugas admin nyempetin buat update yah daripada bosen sama tugas yang amburadul ini. Pelajaran kali ini tentang hukum-hukum dasar kimia yang tentunya sudah pernah kalian kuasai di kelas 10. Tulisan ini hanya sekedar membantu mengingat karena termasuk penting untuk dasar kimia kalian.

Pembahasan
Dalam mempelajari kimia, kita tidak hanya mengamati bagaimana suatu atom membentuk suatu unsur atau senyawa, tetapi juga menghitung komposisi atom/molekul yang terlibat dalam suatu reaksi.

Ada beberapa hukum-hukum dasar yang digunakan sebagai perhitungan kimia (sebagian juga digunakan dalam fisika molekuler), yaitu:

Hukum Kekekalan Energi (Hukum Konservasi Energi)
Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan; energi yang ada di alam ini jumlahnya tetap. Ini adalah hukum termodinamika pertama.

Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier)
Hukum ini berbunyi, "massa zat tidak akan bertambah atau berkurang pada suatu reaksi kimia". Massa zat berhubunfan dengan jumlah partikel. Sehingga jika selama reaksi tidak ada perubahan massa, maka jumlah partikel zat yang bereaksi maupun hasil reaksi tidak akan berkurang, Hal inilah yang mendasari berlakunya penyetaraan pada suatu persamaan reaksi.

Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)
Perbandingan massa unsur-unsur di dalam persenyawaan kimia selalu tetap.

Hukum Dalton (Hukum Perbandingan Ganda)
Jika dua unsur dapat membentuk satu atau lebih senyawa maka perbandingan massa dari unsur yang satu dengan sejumlah unsur lain yang tertentu massanya akan merupakan bilangan mudah dan bulat.

Hukum Avogadro
Volume-volume yang sama setiap gas akan mengandung jumlah partikel (atom, ion, molekul, elektron, dan lain-lain) yang sama pula ketika ia berada pada keadaan di mana temperatur dan tekanannya sama. Pada keadaan STP (O 0C,1 mmHg) 1 mol gas = 22,4 L.

Hukum Gas Ideal
Keadaan suatu gas ideal ditentukan oleh tekanan, volume dan temperatur menurut persamaan:
P.V = n.R.T

di mana
P = tekanan absolut
V = volume wadah
n = jumlah mol gas
R = tetapan gas ideal
T =temperatur absolut

Hukum Boyle
Pada temperatur konstan, volume gas berbanding terbalik dengan tekanan
P.V = k

Hukum Charles
Pada tekanan konstan, volume gas berbanding lurus dengan temperatur mutlak.
V = k.T

Hukum Gay-Lussac
Dalam suatu reaksi kimia untuk semua gas yang diukur pada tekanan dan temperatur yang sama, volume gas-gas berbanding lurus sebagai bilangan bulat dan sederhana dengan koefisien reaksinya.
V1/V2 = n1/n2

Hukum Tekanan Parsial Dalton
Tekanan suatu campuran gas adalah sama dengan jumlah tekanan masing-masing gas penyusunnya.

Hukum Graham
Laju difusi atau efusi dari gas berbanding terbalik dengan akar kuadrat massa molekulnya.

Hukum Henry
Kelarutan gas berbanding lurus dengan tekanan pada gas itu.

Hukum Periodik
Sifat-sifat kimia dari unsur-unsur bervariasi secara periodik sesuai dengan nomor atomnya.

Hukum Faraday
Berat beberapa unsur yang dibebaskan selama proses elektrolisis berbanding lurus dengan jumlah arus listrik yang melalui sel elektrolisis itu.

Hukum Dulong & Petit
Kebanyakan logam memerlukan panas sebesar 6.2 kalori untuk menaikkan temperatur 1°C untuk setiap 1 gram massa atomnya.

Hukum Pertama Termodinamika
Konservasi Energi. Total energi alam adalah konstan dan tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan.

Hukum Kedua Termodinamika
Entropi bertambah dengan berjalannya waktu, dengan kata lain hukum ini mengatakan bahwa panas tidak bisa mengalir dengan sendirinya, dari daerah dingin ke daerah panas.

Itulah hukum-hukum dasar kimia yang perlu kalian ketahui sebelum mempelajari kimia lebih lanjut. Penerapan hukum-hukum tersebut sebagai syarat dari kimia itu sendiri, oleh karena itu jangan sampai lupa ya, hehehe. Sekian dari admin, semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum wr wb


EmoticonEmoticon